Istimewa.

TANJUNG SELOR, kaltaraupdate.co – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BHP Migas) telah menetapkan kuota untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) tabung 3 kilogram di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Tahun 2021.
Untuk kuota BBM, berdasarkan surat BHP Migas Nomor 3876/Ka BPH 2020 tanggal 30 Desember 2020, pada tahun ini, Provinsi Kaltara mendapatkan kuota BBM sebesar 118.301 Kilo Liter (KL). Kuota BBM ini, terdiri dari kuota Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) Solar sebanyak 36.062 KL, dan JBT Mitan 675 KL, serta Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) Premium sebanyak 81.564 KL.
Sementara berdasarkan surat No. B-696/MG.05/DJM/2021 tanggal 25 Januari 2021, untuk kuota LPG atau elpiji tabung 3 kilogram, Provinsi Kaltara mendapatkan kuota sebanyak 11.968 Metrik Ton (MT). Informasi kuota BBM dan LPG di Provinsi Kaltara disampaikan oleh Kepala Biro Perekonomian Setprov Kaltara H Rohadi, Senin (21/2).
Disebutkan Rohadi, kuota BBM dan LPG itu dibagi ke sejumlah wilayah di Kaltara. Kuota BBM untuk wilayah Bulungan sebanyak 25.031 KL, Malinau 10.488 KL, 26.134 KL, Tana Tidung 7.590 KL dan Tarakan 48.383 KL.
Sedangkan untuk kuota LPG, Bulungan mendapatkan kuota sebanyak 4.607 MT, Malinau 754 MT, Nunukan 2.566 MT, Tana Tidung 516 MT dan Tarakan 3.526 MT.
“Kuota BBM tahun ini memang mengalami penurunan, hanya tidak signifikan. Jika tahun sebelumnya kuota BBM di Provinsi Kaltara 118.913 KL, tahun ini 118.301 KL. Sementara kuota LPG naik 5,9 persen dari tahun sebelumnya,“ ungkapnya.
Rohadi pun berharap kepada tim pengawas, pengendali dan evaluasi pendistribusian BBM dan LPG tabung 3 kilogram di masing-masing kabupaten dan kota dapat berperan aktif dalam mengawasi pendistribusian BBM dan LPG. Ini agar pendistribusiannya tepat sasaran dan tepat volume sehingga tidak melebihi kuota yang ditetapkan. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here