istimewa

TANJUNG SELOR, kaltaraupdate.co – Sebanyak 60 peserta pelatihan menjahit yang digelar oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kaltara, turut melakukan aksi sosial.
Melalui binaan Disnakertrans, sekaligus mempraktekan ilmu menjahit yang baru saja diperoleh, para peserta membuat masker kain yang saat ini memang sangat dibutuhkan masyarakat.
Sebanyak 3.500 masker kain berhasil dibuat oleh para peserta pelatihan ini. “Masker ini merupakan karya dari para peserta pelatihan menjahit. Ada 3.500 lebih, akan kita serahkan melalui BPBD Provinsi untuk selanjutnya nanti dibagikan,” kata Armin Mustafa, kepala Disnakertrans Provinsi Kaltara.
Diterangkan, program pelatihan menjahit dilaksanakan oleh Disnakertrans dalam rangka memberikan ketrampilan kepada masyarakat, untuk bisa membuka usaha mandiri.
Tahun ini, kata Armin, pelatihan rencananya digelar di seluruh kabupaten/kota. Namun karena adanya pembatasan sosial sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19, sementara baru di Bulungan yang dilaksanakan.
“Pelatihan dilakukan bekerjasama beberapa penjahit yang ada di Tanjung Selor. Jadi peserta kita magangkan ke penjahit-penjahit yang ada,” imbuhnya.
Melihat banyaknya permintaan masker masyarakat, sebagai upaya mencegah penularan Covid-19, Armin bersama jajarannya terpikir untuk memanfaatkan momen ini untuk membantu membuat masker.
“Sekalian praktik langsung, kita berikan bahannya sekaligus kita berikan honor. Mereka (para peserta pelatihan) yang menjahit masker-masker ini. Dan kita juga sudah konsultasikan dengan orang kesehatan, masker-masker ini memenuhi standar,” kata Armin lagi. (ku-99)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here