JUARA – Farhan memegang tropi dan piagam, diapit orang tua dan pelatih usai pertandingan di kejuaraan Sportama Junior Super Series 2020, Minggu (02/02/2020).

Juara di KU 10 Kejuaraan Tenis Sportama Junior Super Series 2020

JAKARTA – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh petanis cilik asal Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), Muhammad Farhan di ajang kejuaraan nasional. Kali ini di ajang Kejuaraan Tenis Sportama Junior Super Series Tahun 2020 pada 31 Januari – 2 Februari 2020. Petenis berusia 8 tahun 3 bulan ini berhasil meraih juara di Kelompok Umur (KU) 10 tahun.

Ini prestasi pertama di 2020 bagi petenis yang dijuluki “Si Kidal” tersebut. Yang mana sebelumnya, di tahun 2019 di kejuaraan yang sama Farhan juga mendapatkan juara 3 untuk kelompok umur 8 tahun sebanyak 2 kali dan juara kelompok 10 tahun. 

Kejuaraan yang baru diikuti Farhan kali ini, merupakan mendali perunggu yang keempat kalinya, selama murid MIN Tanjung Selor tersebut mengikuti kejuaraan tenis nasional di Jakarta.

“Sebagai orang tua tentang saya sangat bangga. Saya juga berterima kasih atas dukungan semua pihak, pelatih, dan seluruh sahabat. Terutama terima kasih yang tak terhingga kami haturkan kepada Pak Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, yang senantiasa memberikan dukungannya untuk Farhan,” ucap Muhammad Mursid, orang tua Farhan.

Seperti diketahui, meski belum meraih juara pertama, Farhan yang merupakan anak dari Muhammad Mursid, mampu menunjukkan kemampuannya. Dia berhasil masuk sebagai semifinalis dan meraih medali perunggu pada kelompok umur 10 tahun.

Hasil yang ditorehkan, sudah dianggap ayahnya yang juga sebagai pelatih, cukup bagus. Apalagi, di pertandingan itu Farhan dinobatkan sebagai pemain termuda.

“Kejuaraan (Sportama Junior Championship II) ini adalah pertandingan tingkat nasional yang keempat kalinya diikuti oleh anak saya. Dan, alhamdulillah hasilnya memuaskan. Ini menjadi pelajaran penting untuk menyiapkan mental dan fisiknya,” kata Mursid, Minggu (02/02).

Dikatakan, banyak pesan yang dititipkan oleh panitia dan pelatih selama kejuaraan tersebut. Mereka melihat Farhan sebagai atlet tenis yang berbakat. Meski, di usianya yang masih sangat belia, namun mampu bersaing dengan peserta lain yang usianya di atas Farhan. “Dari hasil kejuaraan ini, kami terus berlatih dan berlatih. Harapan saya ke depan bisa juara di pertandingan lain,” imbuhnya.

Mursid pun tak lupa menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah yang sangat mendukung Farhan mengikuti kejuaraan tenis nasional. Bahkan, kata dia, pihak sekolah berharap prestasi Farhan bisa menjadi contoh bagi pelajar MIN lainnya. (*/ku99)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here