int.

TANJUNG SELOR, kaltaraupdate.co – Komitmen Irianto Lambrie pada masa kepemimpinannya di Kalimantan Utara (Kaltara) dalam membentuk karakter Sumber Daya Manusia (SDM) terus berjalan, tak hanya di bidang pendidikan, dan sosial. pembinaan moral dan spiritual untuk masyarakat juga ditingkatkan.
Salah satunya dengan memberikan bantuan hibah untuk rumah ibadah. Hingga 2019, sebanyak 295 rumah ibadah terbantu melalui dana hibah yang dikucurkan melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kaltara.
“Total dana yang dikucurkan sejak 2015 – 2019 Rp 31,77 miliar. Dana itu disalurkan khusus rumah-rumah ibadah di Kaltara, yang dianggarkan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) melalui program bantuan sosial dana hibah,” kata Irianto.
Meskipun usia Kaltara masih muda, pada tahun 2015 Pemprov Kaltara telah mengucurkan dana hibah sebesar Rp 5,2 miliar. Demikian pula pada tahun 2016 bantuan hibah rumah ibadah terus dikucurkan kini meningkat sebesar Rp 6,15 miliar, tahun 2017 sebesar Rp 8,29 miliar, tahun 2018 di salurkan sebesar Rp 5,44 miliar, dan tahun 2019 disalurkan sebesar Rp 6,69 miliar.
“Berdasarkan data yang ada, pada tahun 2015 sebanyak 24 rumah ibadah yang mendapatkan bantuan. Kemudian tahun 2016 dana hibah kembali disalurkan kepada 44 rumah ibadah. Selanjutnya tahun 2017 sebanyak 65 rumah ibadah. Lalu, tahun 2018 sebanyak 80 rumah ibadah, dan 2019 sebanyak 82 rumah ibadah,”sebutnya.
Menurut informasi, untuk Bantuan Sosial Hibah tahun 2020 ini dialihkan dalam penananganan covid-19, meskipun sebelumnya sempat dianggarkan sebesar 1,5 Miliar melalui APBD Kaltara.
“Jika ada perubahan di tahun 2020 ini Pemprov Kaltara melalui OPD terkait siap kembali menganggarkannya namun masih mengikuti perkembangan pandemi ini, karena hibah dan bansos bukanlah merupakan sebuah kewajiban bagi pemerintah untuk mengalokasikannya. Namun bantuan ini, menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada,” tuntasnya.(ku-3).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here