Atas Kebijakan Irianto Lambrie, Alokasikan Rp 3,1 Miliar untuk Nelayan Terdampak Covid-19

TANJUNG SELOR – Potensi sumber daya perikanan dan kelautan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang begitu besar mendapat perhatian serius Pemerintah Provinsi. Sektor Kelautan dan Perikanan, diyakini menjadi salah satu penopang pertumbuhan perekonomian di Provinsi Termuda di Tanah Air ini.

Di bawah kepemimpian H Irianto Lambrie, Pemerintah Provinsi Kaltara terus berupaya meningkatkan kesejahteraan dan kebutuhan hidup nelayanan di Kaltara, sehingga perekonomian di Kaltara dapat tumbuh.

Berdasarkan data dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara, dari tahun 2015 hingga tahun 2020 telah menggelontorkan dana sebesar Rp 19.591.264.545 (Rp 19,5 miliar lebih) melalui APBD Kaltara.

Dana tersebut untuk berbagai macam program bantuan perikanan dan kelautan yang disalurkan kepada para nelayan dan pembudidaya.

Meskipun usia Kaltara masih muda pada tahun 2015 melalui Program Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan pemrintah telah menyalurkan bantuan sebesar Rp.275.420.800.

Pada tahun 2016, Pemprov Kaltara melalui DKP Kaltara, kembali menyalurkan anggaran sebesar Rp.918.000.000 untuk program Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan.

Tahun 2017 naik, kembali diokasikan sebesar Rp 5.414.684.320 yang disalurkan nelayan se Kaltara. Dari bantuan itu juga diperuntukan pengembangan Perikanan Tangkap sebesar Rp.1.909.513.920. Kemudian Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Rp.89.940.400 dan Pengelolaan Perikanan Budidaya sebesar Rp.3.415.230.000.

Sementara pada tahun 2018 bantuan kembali dikucurkan sebesar Rp.1.116.639.800.
Atas kepedulian Irianto Lambrie dalam menunjang perekonomian nelayan di Kaltara, secara bertahap bantuan perikanan dan kelautan terus disalurkan hingga tahun 2019. Dengan alomasi anggaran sebesar Rp. 6.091.251.625. Dengan rincian pengembangan perikanan Tangkap sebesar Rp. 2.826.000.000, untuk pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan sebesar Rp 42.186.000, Pengelolaan Perikanan Budidaya Rp.3.023.065.625, serta bantuan pada bidang Pengelolaan Ruang Laut sebesar Rp 200.000.000.

Pada tahun 2020 Pemprov Kaltara melalui DKP Kaltara menyalurkan bantuan perikanan dan kelautan sebesar Rp.2.665.268.000 .

Selain dana tersebut, Pemprov atas kebijakan Gubernur H Irianto Lambrie, juga mengalokasikan anggaran untuk penanganan dampak Ekonomi Akibat Covid-19 di sektor Kelautan dan Perikanan. Pemprov menganggarkan sebesar Rp.3.110.000.000, dengan kegiatan swakelola atau di kelola langsung oleh nelayan dan pembudidaya perikanan di Kaltara.

Dana tersebut digunakan untuk beberapa program. Di antaranya bantuan Optimalisasi pengelolaan dan Pemasaran Produksi Perikanan sebesar Rp. 805.000.000, Pengembangan Perikanan Tangkap sebesar Rp.890.000.000, Pengelolaan Perikanan Budidaya sebesar Rp. 600.000.000,

Kemudian program pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir dan Pulau Pulau Kecil disalurkan sebesar Rp.600.000.000, serta bantuan untuk pengelolaan laut, pesisir dan Pulau Pulau Kecil berjumlah Rp 215.000.000.(*/pol)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here